Sebagai pemilik situs web, memahami Google Discover bisa menjadi kunci untuk meningkatkan traffic organik secara signifikan, bahkan hingga jutaan impresi gratis. Dengan algoritma cerdasnya, fitur ini memprioritaskan konten berkualitas tinggi yang menarik perhatian secara visual dan relevan secara real-time.
Pengertian Google Discover

Google Discover bekerja dengan menganalisis perilaku pengguna seperti pencarian sebelumnya, lokasi, dan interaksi dengan konten serupa untuk merekomendasikan artikel di feed utama. Berbeda dari hasil pencarian tradisional, Discover fokus pada pengalaman mobile-first dengan elemen visual kuat seperti gambar besar dan headline menarik.
Fitur ini sangat populer di kalangan pengguna Android dan iOS, di mana lebih dari 800 juta orang aktif menggunakannya setiap bulan. Konten yang muncul sering kali berupa berita terkini atau tren viral, membuatnya ideal untuk situs berita, blog, dan e-commerce.
Mengapa Optimasi Google Discover Penting
Optimasi Google Discover memungkinkan situs kamu menjangkau audiens baru tanpa bergantung pada iklan berbayar. Situs berita mendominasi feed ini karena kemampuannya menyajikan informasi aktual, tapi niche lain seperti resep masak atau gadget juga bisa sukses dengan strategi tepat.
Traffic dari Discover sering kali berkualitas tinggi, dengan tingkat bounce rate rendah dan waktu kunjungan panjang jika konten memenuhi ekspektasi pengguna. Studi kasus menunjukkan peningkatan traffic hingga 400% setelah konten masuk feed ini.
Cara Mengoptimalkan Google Discover

Agar website atau konten artikel kamu lebih optimal di search engine, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
1. Konten Berkualitas untuk Google Discover
Buat konten yang aktual, mendalam, dan bernilai berita dengan menyertakan data terkini, kutipan ahli, serta fakta unik. Hindari clickbait; fokus pada topik evergreen yang bisa di update secara berkala agar tetap relevan di mata algoritma.
Gunakan struktur E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) dengan menambahkan bio penulis berpengalaman dan backlink ke sumber kredibel. Panjang artikel ideal 1.500-2.500 kata untuk menunjukkan kedalaman.
2. Optimasi Teknis dan Visual
Pastikan situs mobile-friendly dengan Core Web Vitals optimal, loading di bawah 2,5 detik, menggunakan tool seperti Google PageSpeed Insights. Gambar wajib beresolusi minimal 1200px lebar, dengan meta tag max-image-preview:large aktif via Yoast SEO.
Atur judul HTML, meta description, dan Open Graph agar menarik serta ringkas (di bawah 60 karakter). Tambahkan schema markup untuk artikel agar Google lebih mudah memahami konten kamu.
3. Strategi Judul dan Distribusi
Rancang judul clickworthy dengan angka, pertanyaan, atau power words seperti “Cara Mudah” atau “Rahasia Terbaru”, tapi tetap relevan dengan isi. Publikasikan konten pada waktu puncak audiens target, seperti pagi atau malam hari untuk topik lokal Indonesia.
Update konten populer secara rutin dan pantau performa via Google Search Console di tab Discover. Targetkan tren dengan tools seperti Google Trends untuk memaksimalkan peluang muncul.
Baca Juga: Main Game di Google Tanpa Aplikasi? Coba yang Ini!
Hindari kesalahan umum seperti duplikat konten atau pengalaman pengguna buruk. Konsisten produksi 3-5 artikel berkualitas per minggu, sambil menguji A/B judul untuk hasil terbaik. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, situs kamu berpotensi meroket traffic dari Google Discover. Mulai optimasi hari ini untuk hasil jangka panjang yang berkelanjutan.